KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Pertanian dan Peternakan, mencapai pencapaian signifikan dengan meraih status akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada periode evaluasi 2026. Prestasi ini membuktikan dedikasi institusi dalam mempertahankan dan meningkatkan standar kualitas pendidikan di bidang pertanian dan peternakan di tingkat regional dan nasional.
Pengumuman resmi mengenai pencapaian akreditasi tersebut diumumkan secara langsung melalui surat keputusan yang diterima oleh pihak universitas pada tanggal 13 April 2026. Pencapaian ini menjadi hasil dari upaya berkelanjutan selama bertahun-tahun dalam memperbaiki berbagai aspek akademik, infrastruktur, dan layanan mahasiswa di Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Kendari.
Latar Belakang Perjalanan Akreditasi
Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjadi salah satu institusi pendidikan pertanian terkemuka di Sulawesi Tenggara sejak didirikan pada tahun 2005. Berlokasi di Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, fakultas ini memiliki misi khusus untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang pertanian berkelanjutan dan peternakan modern yang relevan dengan kebutuhan industri lokal dan nasional.
Sebelum meraih akreditasi A pada 2026, Fakultas Pertanian dan Peternakan telah melalui perjalanan panjang dalam proses akreditasi. Pada tahun 2019, fakultas ini pertama kali memperoleh akreditasi dengan peringkat B, hasil yang menunjukkan komitmen awal dalam pemenuhan standar nasional. Namun, kepemimpinan universitas menyadari bahwa status akreditasi B bukanlah titik akhir, melainkan fondasi untuk mencapai excellence yang lebih tinggi.
Sejak 2020, Universitas Muhammadiyah Kendari meluncurkan program komprehensif untuk meningkatkan mutu Fakultas Pertanian dan Peternakan. Program ini mencakup berbagai inisiatif strategis mulai dari peningkatan kualifikasi akademik dosen, pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan industri, hingga modernisasi fasilitas laboratorium dan praktikum.
Strategi Peningkatan Mutu yang Terukur
Direktur Fakultas Pertanian dan Peternakan, Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc., menjelaskan bahwa pencapaian akreditasi A merupakan hasil dari strategi peningkatan mutu yang terencana dan terukur. “Kami tidak hanya mengejar akreditasi untuk kepentingan administratif semata. Filosofi kami adalah peningkatan mutu harus berdampak langsung pada kualitas pembelajaran mahasiswa dan relevansi kompetensi lulusan dengan industri pertanian dan peternakan di Sulawesi Tenggara,” ujar Bambang dalam wawancara khusus pada Jumat, 13 April 2026.
Salah satu fokus utama dalam perjalanan menuju akreditasi A adalah peningkatan kualifikasi dosen. Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan dana khusus untuk program beasiswa lanjutan pendidikan S2 dan S3 bagi para dosen. Hingga 2026, sebanyak 32 dari 48 dosen tetap di Fakultas Pertanian dan Peternakan telah memiliki gelar minimal S2, dan 12 di antaranya telah menyelesaikan pendidikan S3.
“Program pengembangan dosen kami tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik saja. Kami juga mendorong setiap dosen untuk terlibat dalam penelitian yang berdampak, publikasi ilmiah internasional, dan pengabdian masyarakat yang terukur,” tambah Bambang Supriyanto.
Selain itu, fakultas juga melakukan revitalisasi kurikulum secara berkala. Kurikulum yang diterapkan sejak tahun akademik 2022-2023 dirancang dengan melibatkan stakeholder industri pertanian dan peternakan, alumni, serta asosiasi profesional di bidang agribisnis. Hasilnya adalah kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional tetapi juga responsif terhadap perkembangan teknologi pertanian dan peternakan terkini.
Investasi Infrastruktur dan Fasilitas
Pencapaian akreditasi A juga tidak terlepas dari investasi signifikan dalam infrastruktur dan fasilitas pembelajaran. Universitas Muhammadiyah Kendari telah membangun dua laboratorium baru dengan standar internasional, yaitu Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian dan Laboratorium Kesehatan Ternak. Kedua laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan modern senilai miliaran rupiah.
“Fasilitas modern adalah elemen penting dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa. Dengan laboratorium berstandar internasional, mahasiswa kami dapat melakukan praktik dan penelitian dengan teknologi yang sama atau sejenis dengan yang digunakan di industri,” jelas Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Moh. Ridho Wijaya, S.T., M.T.
Investasi infrastruktur juga mencakup pembangunan Gedung Kebun Percobaan Terpadu seluas 5 hektar, dimana mahasiswa dapat melakukan praktik langsung dalam berbagai sistem pertanian modern termasuk pertanian organik, agroforestri, dan pertanian presisi berbasis teknologi digital.
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Aspek penting lainnya yang berkontribusi pada peningkatan akreditasi adalah peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian serta pengabdian masyarakat. Pada periode 2022-2026, Fakultas Pertanian dan Peternakan berhasil menghasilkan 127 publikasi ilmiah di berbagai jurnal nasional dan internasional, serta 43 penelitian yang didanai melalui skema hibah internal dan eksternal.
Penelitian-penelitian ini tidak hanya bersifat akademis tetapi juga memiliki aplikasi praktis bagi masyarakat. Sebagai contoh, penelitian mengenai “Pengembangan Teknologi Budidaya Porang Berkelanjutan untuk Petani Kecil di Sulawesi Tenggara” berhasil memberikan manfaat ekonomi langsung kepada lebih dari 500 petani di tiga kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Pengabdian masyarakat juga menjadi prioritas. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan berbagai kegiatan ekstensifikasi, Fakultas Pertanian dan Peternakan telah menyentuh kehidupan ribuan petani dan peternak dalam pemberian pelatihan teknologi pertanian modern, pengelolaan peternakan higienis, dan pengembangan usaha agribisnis.
Kepuasan dan Kompetensi Lulusan
Data menunjukkan bahwa lulusan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki tingkat penempatan kerja yang tinggi. Pada tahun 2025, rata-rata waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama adalah 2,3 bulan, jauh lebih cepat dari standar nasional yang mencapai 6 bulan. Selain itu, 78% lulusan bekerja sesuai dengan bidang studinya, menunjukkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.
Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Siti Nurhaliza, Ph.D., mengungkapkan bahwa feedback positif dari dunia kerja menjadi indikator kuat bahwa program pendidikan di fakultas telah mencapai tujuannya. “Kami menerima banyak testimoni dari industri bahwa lulusan kami tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis yang baik, tetapi juga keterampilan praktis dan soft skills yang siap pakai,” katanya.
Dampak Akreditasi A bagi Ekosistem Akademik
Pencapaian akreditasi A membawa dampak signifikan bagi berbagai aspek operasional universitas. Pertama, status ini meningkatkan kepercayaan masyarakat dan industri terhadap kualitas pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang tercermin dari peningkatan pendaftar calon mahasiswa sebesar 35% dibandingkan tahun akademik sebelumnya.
Kedua, akreditasi A memberikan peluang lebih luas untuk kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjalin kesepakatan kerjasama dengan tiga universitas asing di bidang penelitian dan pertukaran mahasiswa.
Ketiga, status akreditasi A meningkatkan eligibilitas universitas untuk mengakses berbagai sumber pendanaan penelitian dan pengembangan dari kementerian, organisasi internasional, dan lembaga donor lainnya. Pada tahun 2026 saja, universitas berhasil mendapatkan alokasi penelitian sebesar 2,8 miliar rupiah, meningkat 45% dari tahun sebelumnya.
Komitmen terhadap Peningkatan Berkelanjutan
Meskipun telah meraih akreditasi A, pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari proses peningkatan mutu. “Akreditasi A adalah pengakuan atas usaha yang telah dilakukan, tetapi kami tidak akan berpuas diri. Visi kami adalah menjadi institusi pendidikan pertanian dan peternakan terdepan di Asia Tenggara dalam 10 tahun ke depan,” ujar Rektor Moh. Ridho Wijaya dengan penuh semangat.
Universitas telah menetapkan target ambisius untuk periode 2026-2031. Target-target tersebut mencakup peningkatan jumlah publikasi ilmiah internasional menjadi 250 per tahun, pengembangan tiga program studi baru yang relevan dengan perkembangan pertanian digital dan bioekonomi, serta pembangunan pusat riset unggulan yang menjadi rujukan nasional.
Program-program pengembangan lebih lanjut juga telah dirancang, termasuk penguatan kemampuan dosen dalam menggunakan teknologi pembelajaran digital, pengembangan modul-modul pembelajaran berbasis blended learning, dan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian sejak tahun pertama.
Penutup
Pencapaian Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi A pada 13 April 2026 merupakan milestone penting dalam perjalanan institusi menuju keunggulan pendidikan tinggi. Prestasi ini adalah hasil dari kolaborasi intensif antara pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan dari berbagai stakeholder eksternal.
Dengan fondasi yang kuat dari akreditasi A, Universitas Muhammadiyah Kendari siap melangkah lebih maju dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendorong inovasi, penelitian berkualitas, dan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Fakultas Pertanian dan Peternakan diharapkan terus memainkan peran strategis dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan Sulawesi Tenggara, sekaligus berkontribusi pada pembangunan pertanian nasional yang berkelanjutan dan sejahtera.
Sebagai institusi yang berkomitmen pada nilai-nilai Muhammadiyah, universitas ini terus berupaya mewujudkan pendidikan berkualitas yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan masyarakat dan lingkungan. Akreditasi A adalah bukti nyata dari dedikasi tersebut.