KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari), khususnya Fakultas Pertanian dan Peternakan, menggelar acara Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 pada Senin hingga Rabu, 31 Maret hingga 2 April 2026. Acara spektakuler ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat di luar akademik sambil mempererat silaturahmi antar program studi.
Festival bergengsi ini menampilkan rangkaian kompetisi olahraga yang komprehensif, pertunjukan seni budaya yang memukau, serta berbagai aktivitas yang dirancang untuk menggali potensi mahasiswa. Dengan menghadirkan lebih dari 500 peserta dari seluruh program studi di Fakultas Pertanian dan Peternakan, acara ini mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki soft skill yang tangguh.
Latar Belakang dan Motivasi Penyelenggaraan
Penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya tahun ini merupakan bagian integral dari program pengembangan karakter mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Kegiatan ini diluncurkan atas inisiatif Dekanat Fakultas Pertanian dan Peternakan untuk menciptakan lingkungan kampus yang dinamis, inklusif, dan mendukung pengembangan holistik setiap mahasiswa.
“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer pengetahuan teoritis semata. Mahasiswa membutuhkan ruang untuk mengeksplorasi kemampuan mereka di bidang olahraga dan seni budaya. Festival ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam membentuk lulusan yang berkarakter, resilient, dan memiliki jiwa entrepreneur,” ujar Dr. Ir. Ahmad Wijaya, Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Unmuh Kendari, dalam sambutan pembukaan acara pada Senin pagi, 31 Maret 2026.
Menurut Dr. Wijaya, festival tahunan ini juga menjadi sarana untuk mempromosikan nilai-nilai Muhammadiyah yang menekankan persaudaraan, kerja sama tim, dan pengembangan diri melalui aktivitas positif. Dengan melibatkan seluruh civitas akademika, termasuk dosen dan karyawan, acara ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus berkembang dan memperkuat identitas Fakultas Pertanian dan Peternakan.
Rangkaian Kompetisi Olahraga yang Menghadirkan Antusiasme Tinggi
Kompetisi olahraga menjadi highlight utama dalam festival kali ini. Panitia penyelenggara telah merancang berbagai cabang olahraga yang melibatkan seluruh mahasiswa, mulai dari olahraga tradisional hingga modern. Cabang-cabang yang dipertandingkan mencakup futsal, bola voli, badminton, tenis meja, sepak takraw, lari sprint, lompat jauh, dan tarik tambang.
Antusiasme peserta terlihat jelas sejak hari pertama penyelenggaraan. Tim-tim dari berbagai program studi seperti Agronomi, Agroteknologi, Peternakan, dan Teknik Pertanian berkompetisi dengan serius namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Stadion olahraga Unmuh Kendari yang berlokasi di kampus Jalan Sultan Qaimuddin dipenuhi dengan penonton yang memberikan dukungan lantang untuk tim-tim favorit mereka.
“Antusiasme mahasiswa luar biasa. Kami melihat partisipasi yang sangat tinggi, bahkan dari mahasiswa yang sebelumnya tidak aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ini menunjukkan bahwa festival semacam ini benar-benar dibutuhkan sebagai wadah pengembangan diri,” terang Budi Santoso, Koordinator Bidang Olahraga Himpunan Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan, pada Selasa sore, 1 April 2026.
Tim futsal dari Program Studi Agronomi berhasil meraih posisi teratas dalam kategori olahraga indoor, mengalahkan tim favorit dari Peternakan pada final yang berlangsung sengit. Sementara itu, dalam kategori olahraga outdoor, tim bola voli putri dari Program Studi Agroteknologi mempertahankan gelar juara mereka selama dua tahun berturut-turut.
Spektakulernya Pertunjukan Seni dan Budaya
Tidak kalah menariknya dengan kompetisi olahraga, rangkaian pertunjukan seni dan budaya dalam festival ini menawarkan pengalaman yang kaya dan beragam. Mahasiswa ditampilkan dalam berbagai bentuk seni, mulai dari tari tradisional Sulawesi Tenggara, teater modern, fashion show hasil karya mahasiswa, pameran fotografi, hingga pertunjukan musik band dan akustik.
Panggung utama di halaman Rektorat menjadi pusat perhatian ketika mahasiswa menampilkan tari Poco-Poco yang meriah dan tari Kuda Lumping yang autentik. Kehadiran penari yang mengenakan kostum tradisional yang memukau memukau ribuan penonton yang memadati venue. Selain itu, sebuah kelompok teater mahasiswa mempersembahkan pertunjukan drama berjudul “Petani Muda Harapan Bangsa” yang mengangkat tema tentang inovasi pertanian berkelanjutan dan spirit entrepreneur generasi muda.
“Pertunjukan seni budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Melalui seni, mahasiswa belajar tentang kreativitas, kerja sama tim, dan kepercayaan diri. Kami bangga melihat karya-karya mahasiswa yang berkualitas tinggi dan mencerminkan kearifan lokal Sulawesi Tenggara,” ungkap Dra. Siti Nur’aini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmuh Kendari.
Pameran fotografi yang diselenggarakan di gedung Student Center menampilkan karya-karya mahasiswa yang menangkap keindahan alam Sulawesi Tenggara, proses pertanian modern, dan momen-momen kehidupan kampus yang autentik. Para pengunjung terlihat terpukau dengan komposisi visual yang memukau dan pesan-pesan yang tersirat dalam setiap karya.
Fashion show yang menampilkan koleksi pakaian dari desainer mahasiswa menjadi sorotan khusus. Para desainer muda ini berhasil menggabungkan unsur tradisional dengan konsep kontemporer, menghadirkan nuansa unik yang mencerminkan identitas lokal dan global sekaligus. Catwalk di halaman terbuka kampus diiringi musik upbeat yang membuat suasana semakin meriah.
Dampak Positif Terhadap Pengembangan Mahasiswa
Direktur Program Studi Agroteknologi, Dr. Ir. Mursyid Anwar, M.Agr., mengemukakan bahwa festival semacam ini memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan mahasiswa secara holistik. Selain meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi, kegiatan ini juga memperkuat sense of belonging mahasiswa terhadap institusi.
“Melalui festival ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan hard skill di bidang olahraga dan seni, tetapi juga soft skill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Mereka belajar tentang teamwork, leadership, time management, dan bagaimana menghadapi tantangan. Semua ini adalah investasi untuk masa depan mereka,” jelas Dr. Mursyid dalam wawancara khusus pada Rabu sore, 2 April 2026.
Lebih lanjut, Dr. Mursyid menambahkan bahwa festival ini juga menjadi momentum untuk menggali potensi entrepreneur di kalangan mahasiswa. Beberapa mahasiswa yang menampilkan karya-karya mereka dalam pameran fotografi, fashion show, dan pertunjukan seni telah menunjukkan kemampuan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis.
“Kami melihat ada mahasiswa yang memiliki potensi untuk menjadi content creator, fashion designer, event organizer, dan berbagai profesi kreatif lainnya. Festival ini menjadi semacam showcase untuk mengidentifikasi talenta-talenta muda yang perlu kami arahkan dan dukung lebih lanjut,” tambahnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan, Muhammad Rizki Pratama, juga memuji inisiatif festival ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk menciptakan komunitas mahasiswa yang solid dan saling mendukung dalam perjalanan akademik dan personal mereka.
“Festival ini bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi tentang bagaimana kita bisa tumbuh bersama-sama. Saya melihat banyak mahasiswa yang sebelumnya introver menjadi lebih percaya diri setelah berpartisipasi. Kami juga merencanakan untuk membuat festival ini menjadi acara tahunan yang semakin besar dan berkembang,” ujar Rizki dengan antusiasme.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini. Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. H. Abdurahman Asse, M.Si., menyatakan bahwa pengembangan mahasiswa yang holistik merupakan prioritas strategis dalam visi dan misi institusi.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreativitas yang tinggi, dan jiwa entrepreneur. Festival ini adalah salah satu instrumen penting dalam mencapai tujuan mulia tersebut. Kami akan terus memberikan dukungan penuh untuk pengembangan kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang,” ungkap Prof. Asse dalam surat sambutan yang dibacakan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
Harapan Ke Depan dan Keberlanjutan Program
Memasuki penutupan festival pada Rabu sore, 2 April 2026, panitia penyelenggara telah merencanakan berbagai perbaikan dan pengembangan untuk festival tahun depan. Beberapa ide yang diajukan termasuk memperluas cabang olahraga, menghadirkan workshop seni yang dipandu oleh profesional, serta mengintegrasikan aspek kewirausahaan yang lebih nyata melalui pameran produk mahasiswa.
“Kami mendapatkan feedback yang sangat positif dari mahasiswa, dosen, dan karyawan. Banyak yang meminta festival ini menjadi lebih besar lagi dan menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu. Kami akan menindaklanjuti semua masukan tersebut untuk membuat festival tahun depan menjadi lebih bermutu,” kata Siti Zainab, Sekretaris Panitia Festival, pada acara penutupan.
Pelaksanaan festival ini juga diharapkan dapat menginspirasi program-program serupa di fakultas-fakultas lain di Universitas Muhammadiyah Kendari, sehingga tercipta ekosistem kampus yang dinamis, kreatif, dan mendorong pengembangan diri setiap mahasiswa.
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler dalam menciptakan pembelajaran yang komprehensif dan pengalaman kampus yang berkesan. Dengan partisipasi yang tinggi, pertunjukan yang berkualitas, dan semangat sportivitas yang tinggi, festival ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan mahasiswa di institusi tersebut.
Ke depannya, diharapkan festival ini terus berkembang dan menjadi tradisi yang memperkuat identitas Fakultas Pertanian dan Peternakan serta Universitas Muhammadiyah Kendari secara keseluruhan. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan lulusan Unmuh Kendari tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat di bidang pertanian dan peternakan, tetapi juga karakter, kreativitas, dan jiwa entrepreneur yang akan membawa mereka menuju kesuksesan di masa depan.
(Artikel ini ditulis berdasarkan observasi langsung selama penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 31 Maret – 2 April 2026.)