Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan, menyelenggarakan serangkaian kegiatan akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Kegiatan yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai institusi pendidikan dan praktisi industri pertanian ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang inovasi pertanian berkelanjutan di era modern.
Rangkaian acara yang digelar mencakup seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum dengan menghadirkan pembicara-pembicara berkompeten di bidang agribisnis, teknologi pertanian, dan peternakan modern. Kegiatan ini menjadi salah satu inisiatif strategis Fakultas Pertanian dan Peternakan dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan pertanian masa depan.
### Latar Belakang dan Relevansi Kegiatan
Sektor pertanian Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara, menghadapi berbagai tantangan signifikan dalam dekade terakhir. Perubahan iklim yang ekstrem, tekanan ekonomi global, dan keterbatasan sumber daya alam menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas sektor pertanian. Terlebih lagi, generasi muda semakin minim tertarik untuk berkecimpung dalam bidang pertanian konvensional akibat persepsi rendahnya daya saing dan pendapatan.
Kesadaran akan pentingnya transformasi pertanian menuju sistem berkelanjutan yang terintegrasi dengan teknologi digital mendorong Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengadakan forum ilmiah komprehensif. Kegiatan seminar, webinar, dan kuliah umum ini dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi terbaru dalam industri pertanian.
“Kami percaya bahwa pendidikan pertanian harus selalu relevan dengan dinamika pasar dan tantangan lingkungan yang terus berkembang,” demikian pernyataan Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Unismuh Kendari, Dr. Ir. Muhammad Ridho, M.Sc., ketika diwawancarai redaksi pada hari Jumat sebelumnya.
### Rincian Pelaksanaan Kegiatan
#### Seminar Nasional: “Inovasi Pertanian Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan Nasional”
Acara utama dimulai pukul 08.00 pagi bertempat di Auditorium Utama Fakultas Pertanian dan Peternakan. Seminar nasional menghadirkan lima pembicara utama dari institusi ternama dan praktisi berpengalaman. Peserta mencakup mahasiswa, dosen, petani, dan pihak-pihak yang tertarik dengan bidang pertanian dari berbagai daerah.
Pembicara pertama adalah Prof. Dr. Supardi Abubakar dari Universitas Hasanuddin Makassar, seorang ahli tanaman pangan dan agronomi. Beliau akan mempresentasikan topik “Strategi Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Pertanian Presisi di Era Revolusi Industri 4.0.” Topik ini sangat relevan mengingat padi tetap menjadi komoditas strategis bagi ketahanan pangan nasional.
Pembicara kedua adalah Ir. Siti Nurhaliza, M.P., seorang praktisi agribisnis sukses dari Bandung yang mengelola perkebunan cokelat dan kopi organik skala besar. Presentasinya berfokus pada “Dari Petani ke Pengusaha: Mengembangkan Usaha Pertanian Berbasis Ekonomi Sirkular.” Pengalamannya dalam mengintegrasikan praktik pertanian organik dengan pemasaran digital menjadi inspirasi bagi para entrepreneur muda di bidang agribisnis.
Pembicara ketiga adalah Dr. Drh. Bambang Sutrisno, Ph.D., dari Balai Penelitian Ternak, Bogor. Beliau akan berbagi pengalaman tentang “Manajemen Kesehatan Ternak Unggas dalam Sistem Pertanian Terintegrasi.” Topik ini sangat penting mengingat sektor peternakan merupakan salah satu fokus utama Fakultas Pertanian dan Peternakan Unismuh Kendari.
Sementara itu, Ir. Wahyu Pratama, M.Sc., dari PT Agro Teknologi Indonesia akan menyampaikan materi tentang “Adopsi Mekanisasi Pertanian Ramah Lingkungan untuk Usaha Tani Modern.” Beliau membawa perspektif industri yang sangat berguna bagi mahasiswa yang ingin terjun ke sektor komersial.
Pembicara kelima adalah Dr. Ir. Eka Prasetya, M.Si., Kepala Program Studi Agribisnis Unismuh Kendari sendiri, yang akan menutup sesi seminar dengan presentasi “Peluang Karir dan Kewirausahaan di Bidang Pertanian Berkelanjutan.”
### Webinar Interaktif: Transformasi Digital Pertanian
Pada siang harinya, tepatnya pukul 13.00-15.30, digelar webinar interaktif dengan judul “Transformasi Digital dalam Sistem Pertanian Modern: Peluang dan Tantangan.” Webinar ini menggunakan platform hybrid, memungkinkan peserta hadir secara langsung di kampus sekaligus mengikuti secara online melalui aplikasi streaming resmi Universitas Muhammadiyah Kendari.
Webinar dipimpin oleh moderator Dr. Ir. Hamdani Abdullah, M.Agr., dosen senior Fakultas Pertanian dan Peternakan yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun dalam penelitian pertanian. Sebagai pembicara webinar, hadir Rinto Sumarjono, Head of Digital Agriculture Division dari salah satu perusahaan teknologi pertanian terkemuka di Jakarta.
“Kami ingin mahasiswa kami memahami bahwa pertanian modern bukan lagi tentang cara-cara tradisional semata, melainkan integrasi antara pengetahuan lokal dengan teknologi canggih,” ungkap Dr. Hamdani saat dihubungi untuk memberikan komentar tentang webinar.
Webinar ini dirancang sangat interaktif dengan sesi tanya-jawab yang memungkinkan peserta mengajukan pertanyaan secara langsung maupun melalui platform media sosial. Topik-topik yang akan dibahas mencakup Internet of Things (IoT) untuk monitoring pertanian, artificial intelligence dalam prediksi cuaca dan hama, blockchain untuk supply chain pertanian, serta aplikasi mobile untuk manajemen usaha tani.
### Kuliah Umum: Membangun Mindset Entrepreneur dalam Pertanian
Penutup dari serangkaian acara adalah kuliah umum berjudul “Membangun Mindset Entrepreneur dalam Pertanian: Dari Passion Menjadi Profit.” Acara dimulai pukul 16.00 dan dipandu langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. H. Muhammad Zamrun, S.E., M.Si.
Pembicara kuliah umum adalah Hendra Wijaya, seorang entrepreneur muda berusia 34 tahun yang membangun startup agritech bernama “TaniHub Indonesia.” Melalui platform yang dikembangkannya, Wijaya telah membantu lebih dari 5.000 petani di berbagai daerah untuk memasarkan produk secara langsung ke konsumen akhir, mengeliminasi peran tengkulak, dan meningkatkan margin keuntungan petani hingga 40 persen.
“Saya ingin membagikan pengalaman saya bahwa yang dibutuhkan petani muda bukan hanya pengetahuan agronomi, tetapi juga kecerdasan bisnis dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan,” ujar Hendra Wijaya dalam wawancara pra-acara melalui telekonferensi.
### Respons dan Partisipasi Dari Berbagai Pihak
Antusiasme terhadap rangkaian kegiatan ini sangat tinggi. Hingga dua hari sebelum acara, lebih dari 300 peserta telah mendaftar untuk hadir secara langsung, sementara untuk webinar online tercatat lebih dari 1.200 pendaftar dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa dan masyarakat umum. Ini menunjukkan bahwa ada hunger yang besar untuk belajar tentang pertanian modern,” jelas Dr. Eka Prasetya, Kepala Program Studi Agribisnis Unismuh Kendari.
Partisipasi juga datang dari institusi mitra. Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Kepala Bidang Pengembangan Pertanian, Ir. Nungki Taufan, M.Sc., akan hadir sebagai pembicara pembuka dalam sesi seminar. Beliau akan memberikan gambaran umum tentang potensi pertanian di Sulawesi Tenggara dan kebijakan pemerintah daerah terkait penguatan sektor pertanian.
Kelompok Tani se-Kota Kendari juga memberi dukungan dengan mengirimkan delegasi petani untuk mengikuti seminar dan berbagi pengalaman langsung mereka dalam beradaptasi dengan perubahan iklim dan mencari alternatif usaha pertanian.
### Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan pendidikan pertanian dan industri pertanian lokal. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:
Pertama, peningkatan engagement mahasiswa dengan dunia industri dan praktik nyata pertanian. Seringkali mahasiswa pertanian merasa kesenjangan antara teori yang diajarkan di kampus dengan realitas lapangan. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk langsung berbicara dengan para praktisi dan entrepreneur sukses.
Kedua, pembentukan jaringan (networking) yang kuat antara akademisi, praktisi, dan pelaku industri. Koneksi ini bisa membuka peluang magang, penelitian kolaboratif, bahkan kesempatan kerja bagi lulusan.
Ketiga, identifikasi peluang penelitian dan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian lokal. Para dosen dapat menggunakan insight dari seminar ini untuk mengarahkan penelitian mereka ke arah yang lebih aplikatif dan berdampak ekonomi.
Keempat, penguatan positioning Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Pertanian dan Peternakan, sebagai pusat pembelajaran pertanian modern di kawasan Sulawesi Tenggara.
Dr. Muhammad Ridho, Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, menaruh harapan besar dari kegiatan ini. “Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang berpengetahuan, tetapi juga yang siap menjadi pelopor perubahan dalam pertanian lokal. Seminar, webinar, dan kuliah umum ini adalah bagian dari komitmen kami,” ujar beliau dengan penuh keyakinan.
### Penutup
Rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 menunjukkan komitmen institusi dalam mengembangkan pendidikan pertanian yang relevan, inovatif, dan berdampak. Dengan menghadirkan pembicara berkualitas tinggi dan menciptakan forum interaktif, kampus ini memberikan kontribusi nyata bagi transformasi sektor pertanian Indonesia.
Peserta yang hadir diharapkan tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga inspirasi dan semangat untuk berkontribusi lebih baik dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Khusus bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membuka wawasan karir dan membangun jaringan profesional yang akan mendukung kesuksesan mereka di masa depan.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan diri sebagai institusi yang responsif terhadap kebutuhan zaman dan siap menjadi katalis perubahan positif dalam industri pertanian. Semoga inisiatif ini menjadi momentum awal bagi serangkaian kegiatan serupa di masa mendatang yang terus membawa manfaat bagi pengembangan pertanian Indonesia.
—
Kontak: Humas Universitas Muhammadiyah Kendari | Jl. Sultan Qaimuddin No. 17, Kendari | (0401) XXXX-XXXX